Bangunan SMKN 3 Ketapang Kembali di Sorot, Terindikasi Ada Dugaan Pelanggaran

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 00:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Mediakompas.com, Ketapang – Bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Ketapang sangat memperihatinkan, karena dinilai belum layak untuk dilakukan proses belajar mengajar di dalam bangunan yang masih terbilang baru tersebut.

Sekolah yang terbagi dari dua bangunan itu dibangun dengan dana miliaran, tetapi ditemukan adanya dugaan kebocoran atap  karena plafon menghitam akibat rembesan air.

Sedangkan pada  bangunan yang lain tidak memiliki plafon, keramik, dan cat, kemudian  daun pintu kayu diduga kurang kualitas, dan ada struktur bangunan yang tidak sempurna, hanya tertancap tiang tongkat yang di cor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek besutan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Kalimantan Barat itu, dilaksanakan melalui dua tahap tender dengan indikasi keanehan dalam harga penawaran, padaTahun 2023, Pagu Anggaran Rp 3.380.000.000 HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp3.252.306.000 Pemenang: CV. PERAMAS MAJU BERSAMA Harga Penawaran Rp 2.601.844.800

Dugaan Harga penawaran membuang kurang lebih 20% dari HPS. Penawaran yang sangat rendah dapat mengindikasikan ketidakwajaran dan berisiko pada kualitas hasil kerja.

Selanjutnya pada Tahun 2024,Pagu Anggaran Rp 2.100.000.000 HPS Rp 2.096.321.000. Pemenang: CV. LIMBUNG CREATIVE Harga Negosiasi Rp 1.548.575.867,42 dugaan Harga penawaran diduga melebihi 20% dari HPS, Padahal, menurut regulasi, penawaran di atas HPS harusnya menyebabkan diskualifikasi.

Bangunan smkn 3 tanpa plafon

SAMSUNI pejabat di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat saat dimintai konfirmasi menyatakan,”Proyek tahun 2023 putus kontrak dan jaminannya telah dicairkan dari asuransi.

Baca Juga:  Sertijab Komandan Lantamal XII: Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyo Poernomo Resmi Jabat Danlantamal XII

Proyek tahun 2024 Ruang Tata laksana 2024 sekmennya belum finising, belum plafon dan belum keramik dan pekerjaan akan dilanjutkan lagi pada tahun 2025 penyelesaian Ruang Tatalaksana,”Jawabnya singkat.

Ketua LIMAS, Syafarahman menegaskan saat diminta tanggapannya,”Penawaran sangat rendah dapat berpotensi gagal konstruksi, namun kenapa bisa jadi pemenang, itu poin pertama.

Karena HPS adalah batas tertinggi yang wajar, dan penawaran yang melebihi 20% seharusnya didiskualifikasi karena berpotensi pekerjaan tidak sesuai perencanaan.

Dapat kita lihat telah terjadi kesenjangan besar antara besarnya anggaran (miliaran rupiah) dengan kualitas bangunan yang dihasilkan (tidak layak dan berantakan).

Bermula dari dugaan Indikasi Manipulasi Tender karena Perbedaan harga yang signifikan baik di bawah maupun di atas HPS menimbulkan tanda tanya atas proses tender yang dilakukan.

Penawaran sangat rendah dapat dikaitkan dengan praktik “low-ball” untuk menang tender, yang berujung pada pengurangan spesifikasi dan kualitas.

Kemudian patut dipertanyakan tentang pengawasan yang lemah oleh pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan sebagai pembina proyek karena terlihat tidak melakukan pengawasan yang memadai, baik dari segi administrasi proses tender maupun teknis kualitas bangunan.

Terkait hal ini kami akan mempertimbangkan untuk menyampaikan ke pihak penegak hukum agar bisa menjadi terang,”tutupnya.

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Aceh Utara Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Seni Budaya Aceh Sedati Tunang Meriahkan HUT ke-81 RI di Cot Girek
Drum Band SMA Negeri 1 Cot Girek Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI
Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Bawah Rumah Panggung di Tanah Luas
SMK Negeri 1 Cot Girek Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh
SMA Negeri 1 Cot Girek Gelar Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh, Siswa Antusias Ikuti Rangkaian Kegiatan
Berita ini 24 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x