Mediakompas.com, Pontianak, Kalbar – Dewan Pimpinan Daerah Assosiasi Keluarga Pers Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (DPD AKPERSI Kalbar) melalui Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Syaifullah saat di temui awak media, Jum’at (26/09/25) buka suara terkait beredarnya diduga oli mesin palsu kendaraan baik itu roda dua, roda empat dan sebagainya beredar di pangsa pasar ataupun bengkel – bengkel ataupun agen-agen yang menjual oli mesin menjamur sepanjang ruas Jl.Gajahmada,Jl.Imam Bonjol dan lainnya.
Laki-laki akrab dengan sapaan Bang Iful ini adalah sebagai korban oli mesin kendaraan roda dua dengan lisensi Pertamina Enduro kapasitas oli mesin 0,8 Liter,saat membeli di sebuah agen sparepart *X* , begitu sampai di rumah mau ganti oli mesin motornya dan mau mencurahkan ke dalam mesin, melihat agak aneh dengan oli tersebut, warnanya agak kehitaman,bau yang tengik,dan adanya endapan kotoran pada hal itu oli mesin baru di beli.
Dengan sigap diri nya mengurungkan untuk menghabiskan oli mesin tersebut ke dalam mesin motornya,diduga oli yang barusan dibeli palsu atau oli oplosan, bebernya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bang Iful membagikan Tips dan cara untuk membedakan oli asli dan palsu, perhatikan kemasan (harus rapi, kokoh, dan punya fitur keamanan seperti hologram atau kode QR) serta isi oli (harus jernih, tidak berbau aneh, tidak berendap, dan warnanya cerah).
Oli asli juga akan memiliki kualitas pelumasan yang baik dan menjaga mesin tetap halus.
Berikut adalah
Ciri-ciri Oli Asli,
Kemasan Berkualitas: Botol atau kaleng oli asli biasanya terlihat rapi, kokoh, dan terbuat dari bahan berkualitas baik.
Label dan Fitur Keamanan,Perhatikan label yang tajam dan cerah, serta adanya hologram atau segel timbul yang sulit ditiru.
Warna Jernih,Oli asli umumnya berwarna jernih atau bening, dengan warna spesifik sesuai mereknya (biru, kuning keemasan, atau merah).
Tidak Berbau, Oli asli memiliki aroma yang tidak aneh atau bahkan wangi, dan tidak berbau gosong atau tengik.
Tidak Mengendap, Isi oli yang asli tidak akan terlihat adanya endapan atau gumpalan di dalamnya.
Kinerja Mesin,Setelah digunakan, oli asli membuat mesin terasa lebih halus, tidak cepat panas (overheat), dan suara mesin lebih tenang karena pelumasannya yang baik.
Ciri-ciri Oli Palsu:
Kemasan Buruk: Kemasan oli palsu seringkali terlihat murah, label buram, dan tidak rapi.
Label Tidak Jelas, Kualitas label dan hologram yang jelek, pudar, atau tidak timbul rata bisa menjadi indikasi oli palsu.
Warna Keruh dan Gelap, Oli palsu seringkali memiliki warna yang lebih gelap, keruh, atau kecoklatan seperti oli bekas yang disaring.
Berbau Aneh/Tengik, Oli palsu biasanya memiliki bau yang menyengat, tidak sedap, atau tengik, yang menandakan kualitasnya buruk.
Ada Endapan, Di dalam oli palsu sering ditemukan endapan yang berasal dari penambahan zat kimia tertentu.
Tidak Sesuai Tanda, Nomor produksi di tutup botol tidak cocok dengan nomor di kemasan, atau berat bersih oli tidak sesuai dengan yang tertera di kemasan.
Bang iful memberikan informasi kalau kita memakai oli mesin baik itu roda dua, roda empat dan lain-lain diantara nya,Penggunaan oli palsu pada motor akan mengakibatkan kerusakan mesin seperti peningkatan gesekan, keausan komponen (piston, bearing, ring piston), mesin overheat, mogok, penurunan performa, penumpukan kerak di mesin, kebocoran, hingga kerusakan parah yang memerlukan turun mesin. Dampak ini akan merugikan pemilik kendaraan dengan biaya servis dan penggantian suku cadang yang mahal.

Berikut adalah akibat fatal penggunaan oli palsu pada motor,
Pelumasan Tidak Optimal & Gesekan Meningkat, Oli palsu tidak memiliki kualitas pelumas yang memadai, sehingga menyebabkan gesekan antar komponen mesin meningkat.
Keausan Komponen Mesin,Peningkatan gesekan akan mempercepat keausan komponen mesin penting seperti piston, ring piston, bantalan (bearing), dan poros bubungan (camshaft).
Mesin Cepat Panas (Overheat),Kemampuan oli palsu untuk mendinginkan mesin jauh lebih buruk, menyebabkan mesin cepat panas atau overheat.
Penumpukan Kerak dan Lumpur (Sludge),Oli palsu dapat membentuk kerak dan lumpur (sludge) pada komponen mesin, seperti di head silinder, yang sulit dibersihkan.
Mesin Mogok & Performa Menurun, Overheat dan kerusakan komponen dapat menyebabkan mesin tiba-tiba mogok dan tenaga mesin terasa berkurang, serta akselerasi melambat.
Umur Mesin Lebih Pendek,Secara keseluruhan, oli palsu mempercepat kerusakan pada mesin, memperpendek umur pakai mesin.
Kerusakan dan Kebocoran Seal, Sil-sil di dalam mesin dapat menjadi keras dan rapuh, bahkan menyebabkan kebocoran pada bagian mesin.
Biaya Servis Tinggi, Kerusakan yang disebabkan oleh oli palsu sering kali berujung pada biaya perbaikan atau penggantian komponen mesin,jelasnya.
Closing Statement: Untuk masyarakat luas di Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Pontianak harus berhati-hati, teliti,cek dan ricek keabsahan oli mesin tersebut,dan untuk APH, Dinas terkait yang paling terpenting untuk PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Sales Area Retail Kalimantan Barat · Kalimantan Barat, Pontianak harus cek langsung ke lapangan jangan berdiam diri dan bungkam terkait keberadaan diduga oli mesin palsu beredar luas di pasaran untuk di Kabupaten/Kota Se-Kalbar,kalian kan di gaji oleh pemerintah,gaji kalian dari hasil pajak dan keuangan pemerintah untuk bekerja dengan maksimal, pungkas nya.
Sumber DPD AKPERSI Kalbar



















